<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Koqgitusich</title>
	<atom:link href="http://koqgitusich.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://koqgitusich.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Sep 2009 05:51:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='koqgitusich.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/98ccf40141ba7eb594eea3db7da309e9?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Koqgitusich</title>
		<link>http://koqgitusich.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://koqgitusich.wordpress.com/osd.xml" title="Koqgitusich" />
	<atom:link rel='hub' href='http://koqgitusich.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>wAjib BAca Niy&#8230;</title>
		<link>http://koqgitusich.wordpress.com/2009/09/14/wajib-baca-niy/</link>
		<comments>http://koqgitusich.wordpress.com/2009/09/14/wajib-baca-niy/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 04:59:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Angga Irawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penting nih!!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koqgitusich.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Awas, ‘Tua’ Dimulai Dari Umur 27 Amelia Ayu Kinanti – detikhot Jakarta Anda mungkin masih merasa muda di usia 30-an. Tapi tahukah Anda bahwa penuaan dimulai di umur 27 tahun. Nah lho… Fakta itu diungkapkan oleh peneliti dari Universitas Virginia, Amerika Serikat. Mereka melakukan riset terhadap 2.000 perempuan dan laki-laki. Mereka semua berumur mulai dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=koqgitusich.wordpress.com&amp;blog=7067062&amp;post=23&amp;subd=koqgitusich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#ff00ff;">Awas, ‘Tua’ Dimulai Dari Umur  27</span><br />
<strong><a href="http://yuliadian.blogdetik.com/">Amelia Ayu Kinanti</a></strong> –  detikhot</p>
<p><img title="tua" src="http://kucuybucuy.files.wordpress.com/2009/05/tua.jpg?w=150&#038;h=150&#038;h=150" alt="tua" width="150" height="150" /></p>
<p><span style="color:#888888;"><strong>Jakarta</strong> Anda mungkin masih merasa muda di usia 30-an. Tapi  tahukah Anda bahwa penuaan dimulai di umur 27 tahun. <em>Nah lho</em>…</span></p>
<p><span style="color:#888888;">Fakta itu diungkapkan oleh peneliti dari Universitas Virginia, Amerika  Serikat. Mereka melakukan riset terhadap 2.000 perempuan dan laki-laki. Mereka  semua berumur mulai dari 18 hingga 60 tahun.</span></p>
<p><span style="color:#888888;">Semua responden diuji mengenai ingatan mereka tentang kata-kata, puzzle  visual, kenangan, simbol-simbol dan pola. Tes itu biasanya dilakukan untuk  penderita gangguan mental termasuk demensia (kepikunan).</span></p>
<p><span style="color:#888888;">Dalam hasil tes yang <strong>detikhot</strong> kutip dari Telegraph, Rabu  (18/3/2009) tersebut, yang memiliki performa terbaik adalah yang berumur 22  tahun. Sedangkan kemampuan banyak menurun di usia 27 tahun.</span></p>
<p><span style="color:#888888;">Hasil-hasil tes itu kemudian akan terus menurun ketika seseorang mencapai  usia 37, 42, hingga 60 tahun. Keadaan tentu bisa diubah dengan cara teru melatih  kemampuan otak dengan mengasahnya. Terus belajar atau melakukan permainan yang  mengasah otak.</span></p>
<p><span style="color:#888888;">Jadi, ayo latih otak Anda sekarang juga!</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">Awas Ponsel Anda Sumber  Penyakit</span><br />
<strong>Amelia Ayu  Kinanti</strong> – detikhot</p>
<div><strong> </strong></div>
<div><img title="hp" src="http://kucuybucuy.files.wordpress.com/2009/05/hp.jpg?w=112&#038;h=150&#038;h=150" alt="hp" width="112" height="150" /></div>
<p><span style="color:#ff00ff;"><strong>Jakarta</strong> Di era modern ini, ponsel merupakan hal yang penting  bagi kehidupan. Tak membawa ponsel bisa-bisa membuat rencana Anda dalam sehari  menjadi berantakan. Tapi tahukan Anda kalau ponsel bisa menjadi sumber  penyakit?</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">Sebuah penelitian unik dilakukan oleh Universitas Ondokuz Mayis, Turki.  Mereka memeriksa kebersihan ponsel milik 200 dokter dan suster di sebuah rumah  sakit.</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">Hasil penelitian itu cukup mengejutkan. Sebanyak 35 persen ponsel mengandung  dua macam bakteri, dan 11 persen dari ponsel-ponsel itu membawa 3 spesies  kutu.</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">Yang paling berbahaya, 1 dari 8 ponsel-ponsel tadi mengandung bakteri  Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus (MRSA). Bakteri itu cukup berbahaya  bagi tubuh karena menyerang daya tahan tubuh seseorang. Bayangkan apabila  bakteri itu tersebar di antara pasien-pasien rumah sakit tersebut.</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">Dari hasil penelitian itu juga tergambar bahwa hanya 10 persen dokter dan  suster yang secara rutin membersihkan ponsel mereka dan mencuci tangan sesuai  peraturan yang ada.</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">Bagaimana dengan Anda? Apakah ponsel Anda cukup  bersih?</span><strong> </strong><br />
<span style="color:#008000;">Awas, Lantai  Berbahan PVC Tingkatkan Risiko Autis</span><br />
<strong>Amelia Ayu  Kinanti</strong> – detikhot</p>
<p><img title="lantai" src="http://kucuybucuy.files.wordpress.com/2009/05/lantai.jpg?w=150&#038;h=138&#038;h=138" alt="lantai" width="150" height="138" /></p>
<p><span style="color:#3366ff;"><strong>Jakarta</strong> Perhatian bagi Anda para orang tua. Sebuah  penelitian mengejutkan membuktikan bahwa lantai berbahan PVC dapat meningkatkan  risiko anak terkena autis.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">PVC atau Vinyl merupakan bahan yang telah dikenal sejak dulu. Biasanya PVC  digunakan untuk alat-alat rumah tangga seperti pipa hingga bahan dasar lantai.  Namun peneliti asal Swedia, Denmark serta Amerika Serikat menemukan sesuatu yang  berbeda.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Dikutip dari Independent, Selasa (14/4/2009) para peneliti tersebut bermaksud  menemukan penyebab penyakit autis pada anak-anak. Di Inggris, jumlah anak yang  menderita autis sudah mencapai 200 ribu. Oleh karena itu, para peneliti merasa  perlu mengetahui penyebab gangguan tersebut.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Selain faktor genetik, para peneliti juga menganggap autis dapat disebabkan  oleh faktor eksternal, misalnya racun dari polusi.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Dari penelitian itu terbukti bahwa lantai vinyl yang biasa dipakai di  rumah-rumah sangat berbahaya. Dalam lantai tersebut bisa terjadi endapan debu  yang mengandung phthalates.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Phthalates merupakan bahan kimia yang dapat membuat plastik menjadi lembut  dan fleksibel dan telah digunakan selama bertahun-tahun. Di beberapa negara  maju, pemakaian bahan kimia ini sudah dilarang karena efeknya yang buruk bagi  kesehatan.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Yang berbahaya, debu yang mengandung Phthalates itu bisa tersedot melalui  saluran pernapasan. Debu tadi akan berpengaruh pada kandungan di ibu hamil. Dan  kebanyakan, mereka kemudian melahirkan anak yang menderita autis.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Phthalates tak hanya ada di lantai PVC, beberapa barang seperti mainan anak,  kosmetik, kemasan makanan, farmasi dan perangkat, serta produk pembersih rumah  dan bangunan juga mengandung zat kimia berbahaya tersebut. Ayo lebih hati-hati  memilih produk rumah tangga Anda!<br />
<strong><br />
</strong></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/koqgitusich.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/koqgitusich.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/koqgitusich.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/koqgitusich.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/koqgitusich.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/koqgitusich.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/koqgitusich.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/koqgitusich.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/koqgitusich.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/koqgitusich.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/koqgitusich.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/koqgitusich.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/koqgitusich.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/koqgitusich.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=koqgitusich.wordpress.com&amp;blog=7067062&amp;post=23&amp;subd=koqgitusich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koqgitusich.wordpress.com/2009/09/14/wajib-baca-niy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b64c569c81f8169047dcc637f897b96?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">angga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kucuybucuy.files.wordpress.com/2009/05/tua.jpg?w=150&#038;h=150" medium="image">
			<media:title type="html">tua</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kucuybucuy.files.wordpress.com/2009/05/hp.jpg?w=112&#038;h=150" medium="image">
			<media:title type="html">hp</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kucuybucuy.files.wordpress.com/2009/05/lantai.jpg?w=150&#038;h=138" medium="image">
			<media:title type="html">lantai</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&gt;&gt; Pendidikan &lt;&lt;</title>
		<link>http://koqgitusich.wordpress.com/2009/09/14/pendidikan-2/</link>
		<comments>http://koqgitusich.wordpress.com/2009/09/14/pendidikan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 04:52:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Angga Irawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koqgitusich.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Internet dan Pendidikan Indonesia terdiri dari 17,000 lebih pulau dan kira-kira ada 300 bahasa daerah yang masih digunakan. Krisis Ekonomi &#38; Korupsi (Krisis Kepercayaan) sekarang semakin menunjukkan betapa pentingnya suatu komunikasi baik secara lokal maupun global. Komputer dan Internet sudah diterima sebagai alat yang penting untuk komunikasi dan bisnis di Indonesia, sehingga sekarang menjadi hal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=koqgitusich.wordpress.com&amp;blog=7067062&amp;post=21&amp;subd=koqgitusich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;" align="center"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:medium;"><strong>Internet dan  Pendidikan</strong></span></span></span></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;">Indonesia terdiri dari 17,000 lebih pulau dan  kira-kira ada 300 bahasa daerah yang masih digunakan. Krisis Ekonomi &amp;  Korupsi (Krisis Kepercayaan) sekarang semakin menunjukkan betapa pentingnya  suatu komunikasi baik secara lokal maupun global. Komputer dan Internet sudah  diterima sebagai alat yang penting untuk komunikasi dan bisnis di Indonesia,  sehingga sekarang menjadi hal yang penting pula untuk pendidikan Indonesia yang  sedang mengalami reformasi.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;">Awal dari milenium baru dan reformasi menjanjikan harapan untuk mempercepat  perkembangan sektor pendidikan di Indonesia. Kunci utama yang memicu akan  timbulnya harapan baru tersebut berjalan kearah desentralisasi, manajemen  berbasis sekolah, dan pemberdayaan sekolah serta masyarakat untuk mempengaruhi  hasil (outcomes) sekolah, juga kesatuan tujuan-tujuan dari semua sektor  pendidikan.</span></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;">Dimasa lalu telah dibentuk sistem komunikasi yang  efisien dan efektif untuk menyebarkan informasi ke berbagai semua sektor di  kalangan pendidikan. Desentralisasi pendidikan akan membutuhkan paradigma dan  peran baru untuk administrasi pendidikan. Komponen utama dalam peran baru ini  yaitu meliputi ; monitoring yang efisien, pengidentifikasian kebutuhan dan  menempatkan sumber daya manusia dan sumber daya yang lain untuk menghadapi  kebutuhannya. Pada umumnya masalah-masalah utama pendidikan berdasarkan  sistemnya, dan sekarang potensi sumber daya manusia disemua sektor tidak  dimanfaatkan secara penuh. Kebanyakkan penelitian dan pengembangan yang dimulai  pada masa transisi baru ini seharusnya diarahkan pada pengembangan sitem  komunikasi yang memberdayakan beberapa sektor pendidikan untuk membantu  pengembangan dan arah masa depan pendidikan di  Indonesia.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Sistem komunikasi</strong> </span></span></span></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;">Penekanan penting akan memaksimumkan sumber daya  manusia disemua sektor, berarti kita akan membutuhkan sisitem komunikasi yang  sangat efektif. Apabila kita merespons pada kebutuhan fokus awal seharusnya  lebih berdasarkan penerimaan informasi daripada penyebaran informasi. Hal ini  hampir memutarbalikan peran jika dibandingkan dengan peran komunikasi  administrasi pendidikan yang dulu.</span></span></span></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;">Penelitian mengenai pengembangan sekolah secara jelas  menunjukan salah satu cara yang paling efektif bagi sekolah yang ingin  berkembang secara mandiri yaitu lewat berbagi (sharing) informasi dan ide-ide.  Salah satu dukungan yang terbesar untuk pengembangan pribadi dan profesi kepala  sekolah yang memanfaatkan proses pembaharuan yaitu komunikasi yang terbuka dan  mendukung melalui forum rutin kepala sekolah. Melalui penyampaian masalah secara  kolektif diantara rekan seprofesi sudah menghasilkan solusi yang efektif dan  dapat direalisasikan.</span></span></span></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;">Masukan (input) dan kontribusi langsung dari para  pemegang peran (stakeholders) yang lain; siswa, orang tua dan anggota masyarakat  juga memberikan informasi yang sangat membantu dan meningkatkan dukungan  masyarakat bagi pengembangan sekolah. Jika obyektifitas utamanya adalah  memaksimalkan pendidikan sumber daya manusia maka hal itu telah meningkatkan  hubungan komunikasi kita dengan seluruh sektor lingkungan pendidikan dan para  pemegang peran (stakeholders). Lagipula kunci utama untuk meningkatkan  komunikasi harus terfokus pada saling berbagi komunikasi terbuka dan  meningkatkan kesempatan untuk mendapatkan dukungkan dari segala  bidang.</span></span></span></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;">Tanggung jawab sekolah dalam memasuki era globalisasi  baru ini yaitu harus menyiapkan siswa untuk menghadapi semua tantangan yang  berubah sangat cepat dalam masyarakat kita. Kemampuan untuk berbicara bahasa  asing dan kemahiran komputer adalah dua kriteria yang biasa diminta masyarakat  untuk memasuki lapangan kerja baik di Indonesia maupun diseluruh dunia. Dan  hanya sekitar 20-30 % lulusan sekolah menengah yang melanjutkan ke tingkat  pendidikan lebih tinggi, maka dengan adanya komputer yang telah merambah  disegala bidang kehidupan manusia hal itu membutuhkan tanggung jawab sangat  tinggi bagi sistem pendidikan kita untuk mengembangkan kemampuan berbahasa siswa  dan kemahiran komputer ( lihat bagian Pendaluan-Komputer  )</span></span></span></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;">Oleh karena adanya prioritas yang tinggi untuk  membangun fasilitas komputer diseluruh sekolah-sekolah di Indonesia dan adanya  jarak yang cukup jauh antara sekolah provinsi di Indoesia, sepertinya Internet  pilihan yang cukup baik untuk mengembangkan komunikasi antar sekolah, Kanwil,  Kandep, dan DEPDIKNAS yaitu dapat dilakukan lewat Internet. Beberapa sekolah  telah mengambil inisiatif untuk membangun fasilitas mereka sendiri. Berdasarkan  langkah yang sudah ada ini, dan membiarkan hal itu berkembang sendiri yaitu  tetap konsisten akan kebutuhan belajar siswa kita, maka Internet sebagai  strategi yang sesuai untuk menjadi medium komunikasi yang  sah.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Internet dalam  belajar dan mengajar</strong></span><span style="font-size:x-small;"> </span></span></span></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;">Kekayaan akan informasi yang sekarang tersedia di  Internet telah lebih mencapai harapan dan bahkan imajinasi dari para penemu  system yang pertama. Internet awalnya diciptakan untuk kebutuhan system  pertahanan militer supaya dapat didesentralisasikan sehingga dapat mengurangi  resiko kerusakkan total, mungkin saja hal inibisa terjadi apabila sistem sentral  komputer utama dimusnahkan.</span></span></span></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;">Internet juga dapat didesentralisasikan dan  diberdayakan. Dengan menggunakan internet kita dapat mengakses sumber-sumber  informasi tanpa batas dan sedang berkembang secara cepat sekali. Kita dapat  berkomunikasi secara masing-masing atau secara massa yang dapat dilakukan dimana  saja diseluruh dunia hanya dalam waktu beberapa detik saja. Kita dapat  menyebarkan (publish) informasi yang bisa di akses dari mana saja di seluruh  dunia dalam waktu singkat sekali. Kita dapat berkomunikasi secara langsung (real  time) melalui telepon dan unit video processing. Kita bisa melakukan “chat”  melalui jaringan gratis “chat” yang sangat luas yaitu  mIRC.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Bagi para guru  internet menawarkan beberapa kesempatan untuk  diraih:</strong></span><span style="font-size:x-small;"> </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;margin-left:.5in;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;">Pengembangan Profesional</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;margin-left:1in;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;">(a) Meningkatkan pengetahuan<br />
(b) Berbagi sumber  diantara rekan sejawat/ sedepartemen<br />
(c) Bekerjasama dengan guru-guru dari  luar negeri<br />
(d) Kesempatan untuk menerbitkan /mengumumkan secra  langsung<br />
(e) Mengatur komunikasi secara teratur<br />
(f) Berpatisipasi dalam  forum dengan rekan sejawat baik local maupun  internasional.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;margin-left:.5in;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;">Sumber bahan mengajar :</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;margin-left:1in;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;">(a). Mengakses rencana belajar mengajar &amp;  metodologi baru<br />
(b). Bahan baku &amp; bahan jadi cocok untuk segala bidang  pelajaran<br />
(c). Mengumumkan dan berbagi sumber. Sangat tingginya popularitas /  sangat tingginya minat untuk meningkatkan siswa lebih terfokus  belajar.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Untuk siswa Internet menawarkan kesempatan  untuk;</strong></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;margin-left:.5in;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;">Belajar sendiri secara cepat  :</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;margin-left:1in;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;">(a). Meningkatkan pengetahuan<br />
(b). Belajar  berinteraktif<br />
(c). Mengembangkan kemampuan di bidang  penelitian</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;margin-left:.5in;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;">Memperkaya diri :</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;margin-left:1in;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;">(a). Meningkatkan komunikasi dengan siswa  lain<br />
(b). Meningkatkan kepekaan akan permasalahan yang ada diseluruh  dunia</span></span></span></p>
<p style="margin-top:.19in;margin-bottom:.19in;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Estrangelo Edessa,cursive;"><span style="font-size:x-small;">Walaupun Internet berpotensi untuk menyampaikan  keuntungan-keuntungan tersebut bagi para guru maupun para siswa, pemakaian  Internet di kelas hendaknya harus disusun sedemikian rupa dengan belajar  mendefisinasikan secara obyektif. Kegiatan siswa juga harus dimonitor dengan  baik.</span></span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/koqgitusich.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/koqgitusich.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/koqgitusich.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/koqgitusich.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/koqgitusich.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/koqgitusich.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/koqgitusich.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/koqgitusich.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/koqgitusich.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/koqgitusich.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/koqgitusich.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/koqgitusich.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/koqgitusich.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/koqgitusich.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=koqgitusich.wordpress.com&amp;blog=7067062&amp;post=21&amp;subd=koqgitusich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koqgitusich.wordpress.com/2009/09/14/pendidikan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b64c569c81f8169047dcc637f897b96?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">angga</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8230; Pencemaran Lingkungan &#8230;</title>
		<link>http://koqgitusich.wordpress.com/2009/09/14/pencemaran-lingkungan/</link>
		<comments>http://koqgitusich.wordpress.com/2009/09/14/pencemaran-lingkungan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 04:45:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Angga Irawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[lingkungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koqgitusich.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Motivasi Pencemaran lingkungan merupakan masalah kita bersama, yang semakin penting untuk diselesaikan, karena menyangkut keselamatan, kesehatan, dan kehidupan kita. Siapapun bisa berperan serta dalam menyelesaikan masalah pencemaran lingkungan ini, termasuk kita. Dimulai dari lingkungan yang terkecil, diri kita sendiri, sampai ke lingkungan yang lebih luas. Permasalahan pencemaran lingkungan yang harus segera kita atasi bersama diantaranya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=koqgitusich.wordpress.com&amp;blog=7067062&amp;post=19&amp;subd=koqgitusich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="5%"></td>
<td colspan="3" width="84%" valign="top"><strong>Motivasi</strong></p>
<p>Pencemaran lingkungan   merupakan masalah kita bersama, yang semakin penting untuk diselesaikan,   karena menyangkut keselamatan, kesehatan, dan kehidupan kita. Siapapun bisa   berperan serta dalam menyelesaikan masalah pencemaran lingkungan ini,   termasuk kita. Dimulai dari lingkungan yang terkecil, diri kita sendiri,   sampai ke lingkungan yang lebih luas.</p>
<p>Permasalahan pencemaran   lingkungan yang harus segera kita atasi bersama diantaranya pencemaran air   tanah dan sungai, pencemaran udara perkotaan, kontaminasi tanah oleh sampah,   hujan asam, perubahan iklim global, penipisan lapisan ozon, kontaminasi zat   radioaktif, dan sebagainya.</p>
<p>Untuk menyelesaikan   masalah pencemaran lingkungan ini, tentunya kita harus mengetahui sumber   pencemar, bagaimana proses pencemaran itu terjadi, dan bagaimana langkah   penyelesaian pencemaran lingkungan itu sendiri.</p>
<p>ﾁ@</td>
<td width="11%" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="5%"></td>
<td rowspan="2" width="56%" valign="top"><strong>Sumber Pencemar</strong></p>
<p>Pencemar datang dari   berbagai sumber dan memasuki udara, air dan tanah dengan berbagai cara.   Pencemar udara terutama datang dari kendaraan bermotor, industi, dan   pembakaran sampah. Pencemar udara dapat pula berasal dari aktivitas gunung   berapi.</p>
<p>Pencemaran   sungai dan air tanah terutama dari kegiatan domestik, industri, dan   pertanian. Limbah cair domestik terutama berupa BOD, COD, dan zat organik.   Limbah cair industri menghasilkan BOD, COD, zat organik, dan berbagai   pencemar beracun. Limbah cair dari kegiatan pertanian terutama berupa nitrat   dan fosfat.</td>
<td width="6%"></td>
<td rowspan="2" width="23%" valign="top">
sumber foto : www</td>
<td width="11%" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="5%"></td>
<td width="6%"></td>
<td width="11%"></td>
</tr>
<tr>
<td width="5%"></td>
<td colspan="3" width="84%"></td>
<td width="11%"></td>
</tr>
<tr>
<td width="5%"></td>
<td colspan="3" width="84%" valign="top"><strong>Proses Pencemaran</strong></p>
<p>Proses pencemaran dapat   terjadi secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung yaitu bahan   pencemar tersebut langsung berdampak meracuni sehingga mengganggu kesehatan   manusia, hewan dan tumbuhan atau mengganggu keseimbangan ekologis baik air,   udara maupun tanah. Proses tidak langsung, yaitu beberapa zat kimia bereaksi   di udara, air maupun tanah, sehingga menyebabkan pencemaran.</p>
<p>Pencemar ada yang langsung   terasa dampaknya, misalnya berupa gangguan kesehatan langsung (penyakit   akut), atau akan dirasakan setelah jangka waktu tertentu (penyakit kronis).   Sebenarnya alam memiliki kemampuan sendiri untuk mengatasi pencemaran (self   recovery), namun alam memiliki keterbatasan. Setelah batas itu terlampaui,   maka pencemar akan berada di alam secara tetap atau terakumulasi dan kemudian   berdampak pada manusia, material, hewan, tumbuhan dan ekosistem.</p>
<p><strong>Langkah   Penyelesaian</strong></p>
<p>Penyelesaian masalah   pencemaran terdiri dari langkah pencegahan dan pengendalian. Langkah   pencegahan pada prinsipnya mengurangi pencemar dari sumbernya untuk mencegah   dampak lingkungan yang lebih berat. Di lingkungan yang terdekat, misalnya   dengan mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan, menggunakan kembali (reuse)   dan daur ulang (recycle).</p>
<p>Di bidang industri   misalnya dengan mengurangi jumlah air yang dipakai, mengurangi jumlah limbah,   dan mengurangi keberadaan zat kimia PBT (Persistent, Bioaccumulative, and   Toxic), dan berangsur-angsur menggantinya dengan Green Chemistry. Green   chemistry merupakan segala produk dan proses kimia yang mengurangi atau   menghilangkan zat berbahaya.</p>
<p>Tindakan pencegahan dapat   pula dilakukan dengan mengganti alat-alat rumah tangga, atau bahan bakar   kendaraan bermotor dengan bahan yang lebih ramah lingkungan. Pencegahan dapat   pula dilakukan dengan kegiatan konservasi, penggunaan energi alternatif,   penggunaan alat transportasi alternatif, dan pembangunan berkelanjutan   (sustainable development).</p>
<p>Langkah   pengendalian sangat penting untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.   Pengendalian dapat berupa pembuatan standar baku mutu lingkungan, monitoring lingkungan   dan penggunaan teknologi untuk mengatasi masalah lingkungan. Untuk   permasalahan global seperti perubahan iklim, penipisan lapisan ozon, dan   pemanasan global diperlukan kerjasama semua pihak antara satu negara dengan   negara lain</p>
<h3>Definisi   Lingkungan Hidup Indonesia</h3>
<p>Menurut Undang Undang No. 23 Tahun 1997, ngkungan hidup adalah kesatuan   ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia   dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan   kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Sedangkan ruang lingkup   lingkungan hidup Indonesia   meliputi ruang, tempat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berWawasan   Nusantara dalam melaksanakan kedaulatan, hak berdaulat, dan yurisdiksinya.</p>
<p>Dalam lingkungan hidup terdapat ekosistem, yaitu tatanan unsur   lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling   mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitas   lingkungan hidup.</p>
<p>Merujuk pada definisi di atas, maka lingkungan   hidup Indonesia tidak lain merupakan Wawasan Nusantara, yang menempati posisi   silang antara dua benua dan dua samudera dengan <span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Iklim_tropis">iklim   tropis</a></span> dan <span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cuaca">cuaca</a></span> serta <span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Musim">musim</a></span> yang memberikan   kondisi alamiah dan kedudukan dengan peranan strategis yang tinggi nilainya,   tempat bangsa <span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a></span> menyelenggarakan kehidupan bernegara dalam segala aspeknya.</p>
<p>Secara hukum maka wawasan dalam menyelenggarakan   penegakan hukum <span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pengelolaan_lingkungan_hidup">pengelolaan lingkungan hidup</a></span> di <span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a></span> adalah <span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wawasan_Nusantara">Wawasan Nusantara</a></span>.</p>
<h2>Persetujuan Internasional Tentang   Lingkungan Hidup</h2>
<p>Indonesia termasuk dalam perjanjian: Biodiversitas, Perubahan Iklim,   Desertifikasi, Spesies yang Terancam, Sampah Berbahaya, Hukum Laut, Larangan   Ujicoba Nuklir, Perlindungan Lapisan Ozon, Polusi Kapal, Perkayuan Tropis 83,   Perkayuan Tropis 94, Dataran basah, Perubahan Iklim – Protokol Kyoto (UU   17/2004), Perlindungan Kehidupan Laut (1958) dengan UU 19/1961.</p>
<h2>Masalah lingkungan hidup di Indonesia</h2>
<p>Bahaya alam: banjir, kemarau panjang, tsunami, gempa bumi, gunung   berapi, kebakaran hutan, gunung lumpur, tanah longsor,limbah industri, limbah   pariwisata, limbah rumah sakit.</p>
<p>Masalah Lingkungan hidup di Indonesia saat ini: penebangan hutan secara   liar/pembalakan hutan; polusi air dari limbah industri dan pertambangan;   polusi udara di daerah perkotaan (Jakarta merupakan kota dengan udara paling   kotor ke 3 di dunia); asap dan kabut dari kebakaran hutan; kebakaran hutan   permanen/tidak dapat dipadamkan; perambahan suaka alam/suaka margasatwa;   perburuan liar, perdagangan dan pembasmian hewan liar yang dilindungi;   penghancuran terumbu karang; pembuangan sampah B3/radioaktif dari negara   maju; pembuangan sampah tanpa pemisahan/pengolahan; semburan lumpur liar di   Sidoarjo, Jawa Timur; hujan asam yang merupakan akibat dari polusi udara.</p>
<h2>Limbah Rumah Sakit</h2>
<p>Merupakan hasil dari pemakaian peralatan kesehatan padat dan cair, bahan   kimia dan bagian dari tubuh manusia yang tidak dapat digunakan lagi. Unit   penghasil limbah di rumahsakit adalah semua unit yang menghasilkan limbah   seperti loundri, dapur, unit kamar operasi, laboratorium, unit radiologi,   apotek/farmasi, perkantoran, kantin dan lain</p>
<p>sebagainya.   pengolahan limbah padat dan cair dapat dilakukan dengan cara kimiawi dan cara   tradisional, tetapi dalam standarisasinya incenarator.</td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/koqgitusich.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/koqgitusich.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/koqgitusich.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/koqgitusich.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/koqgitusich.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/koqgitusich.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/koqgitusich.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/koqgitusich.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/koqgitusich.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/koqgitusich.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/koqgitusich.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/koqgitusich.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/koqgitusich.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/koqgitusich.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=koqgitusich.wordpress.com&amp;blog=7067062&amp;post=19&amp;subd=koqgitusich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koqgitusich.wordpress.com/2009/09/14/pencemaran-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b64c569c81f8169047dcc637f897b96?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">angga</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Kesehatan&#8221;</title>
		<link>http://koqgitusich.wordpress.com/2009/09/14/kesehatan/</link>
		<comments>http://koqgitusich.wordpress.com/2009/09/14/kesehatan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 04:36:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Angga Irawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koqgitusich.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Angkak Angkak sering digunakan sebagai obat penyembuh saat seseorang menderita demam berdarah dan juga digunakan sebagai bumbu masak. Khasiat angkak sebagai herba kaya manfaat sudah dikenal berabad-abad lalu oleh bangsa Cina. Angkak sendiri sebenarnya merupakan hasil fermentasi. Berasal dari beras biasa lalu difermentasi dengan menggunakan kapang Monascus purpureus dan menghasikan beras dengan warna merah yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=koqgitusich.wordpress.com&amp;blog=7067062&amp;post=17&amp;subd=koqgitusich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Angkak</strong></p>
<p>Angkak sering digunakan sebagai obat penyembuh saat seseorang menderita demam berdarah dan juga digunakan sebagai bumbu masak. Khasiat angkak sebagai herba kaya manfaat sudah dikenal berabad-abad lalu oleh bangsa Cina. Angkak sendiri sebenarnya merupakan hasil fermentasi. Berasal dari beras biasa lalu difermentasi dengan menggunakan kapang <em>Monascus purpureus</em> dan menghasikan beras dengan warna merah yang merupakan warna pigmen dari kapang tersebut. Harga angkak cukup murah dan dapat ditemui di berbagai pasar tradisional. Karena itu, banyak orang menggunakan angkak untuk meningkatkan kesehatan tubuh.</p>
<p>Penelitian membuktikan bahwa angkak mampu menurunkan kadar LDL dan trigliserida dari penderita <strong><a title="kolesterol" href="http://kumpulan.info/sehat/artikel-kesehatan/48-artikel-kesehatan/83-tips-mengontrol-kolestrol.html">kolesterol</a></strong>. Hal ini karena adanya kelompok senyawa monakolin yang terkandung dalam angkak. Senyawa monakolin ini akan menghambat kerja enzim yang membentuk kolesterol. Hasilnya, kadar kolesterol akan menurun karena kerja yang terhambat. Fungsi senyawa monakolin ini sama seperti obat golongan statin yang biasa digunakan untuk mengobati pasien penderita kolesterol tinggi.</p>
<p>Agar mendapatkan khasiat yang maksimal, maka bagi penderita hiperkolesterol sebaiknya mengkonsumsi angkak sebanyak 15 sampai 30 gram sehari. Caranya adalah dengan merebus angkak tersebut, kemudian meminum air rebusannya. Ini harus dilakukan secara rutin dan teratur. Seiring kemajuan teknologi, saat ini terdapat pula angkak yang sudah diekstrak dalam bentuk suplemen. Dosisnya adalah 600 mg sehari atau Anda dapat membaca petunjuk dosis yang tertera.</p>
<p>Berbeda dengan obat-obatan yang dapat menimbulkan efek samping, mengkonsumsi angkak dalam jangka panjang relatif aman. Efek samping yang biasa dialami saat mengkonsumsi angkak adalah perut terasa kembung atau gangguan pencernaan lainnya. Tetapi, efek samping ini dapat dikurangi dengan menambahkan jahe pada air rebusan angkak. Cara lain adalah dengan menyelingi konsumsi angkak dengan makanan lain yang dapat pula menurunkan kolesterol.</p>
<p><strong>Resep Penurun Kolesterol</strong></p>
<p>Sebagai pengganti atau penyeling angkak, Anda dapat mencoba beberapa resep berikut yang membantu menurunkan kolesterol yaitu:</p>
<ul>
<li><strong>Bawang merah</strong></li>
</ul>
<p>Iris bawang merah sebanyak 20 gram, makan bersama nasi. Lakukan 3 kali sehari</p>
<ul>
<li><strong>Sambiloto</strong></li>
</ul>
<p>Tanaman pahit ini dapat membantu Anda menurunkan kolesterol. Caranya rebus 20 gram sambiloto kering dengan 3 gelas air sampai menghasilkan 1 gelas air. Minum setelah makan.</p>
<ul>
<li><strong>Kunyit</strong></li>
</ul>
<p>Iris tipis kunyit, rebus dengan 2 gelas air hingga menghasilkan 1 gelas. Saring dan minum 3 kali sehari.</p>
<ul>
<li><strong>Oats</strong></li>
</ul>
<p>Konsumsi 1 mangkuk oats ( sekitar 70 gram ) dapat membantu menurunkan kolesterol.</p>
<ul>
<li><strong>Belimbing</strong></li>
</ul>
<p>Selesai sarapan dan makan malam, jangan lupa untuk memakan sebuah belimbing ukuran besar. Ini juga bermanfaat sebagai antikolesterol.</p>
<p>Tentu saja, mengkonsumsi <strong>angkak</strong> atau herba antikolesterol lain tidak cukup untuk mempertahankan kolesterol agar tidak berlebih lagi. Untuk mengontrol kolesterol, Anda harus mengontrol pola makanan dengan menghindari makanan berlemak seperti jeroan, santan, gorengan, sebaliknya dianjurkan untuk mengkonsumsi sayur dan buah-buahan serta berolahraga minimal tiga kali seminggu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/koqgitusich.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/koqgitusich.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/koqgitusich.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/koqgitusich.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/koqgitusich.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/koqgitusich.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/koqgitusich.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/koqgitusich.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/koqgitusich.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/koqgitusich.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/koqgitusich.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/koqgitusich.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/koqgitusich.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/koqgitusich.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=koqgitusich.wordpress.com&amp;blog=7067062&amp;post=17&amp;subd=koqgitusich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koqgitusich.wordpress.com/2009/09/14/kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b64c569c81f8169047dcc637f897b96?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">angga</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>pendidikan</title>
		<link>http://koqgitusich.wordpress.com/2009/09/14/pendidikan/</link>
		<comments>http://koqgitusich.wordpress.com/2009/09/14/pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 04:13:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Angga Irawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koqgitusich.wordpress.com/2009/09/14/pendidikan/</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=koqgitusich.wordpress.com&amp;blog=7067062&amp;post=13&amp;subd=koqgitusich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=koqgitusich.wordpress.com&amp;blog=7067062&amp;post=13&amp;subd=koqgitusich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koqgitusich.wordpress.com/2009/09/14/pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b64c569c81f8169047dcc637f897b96?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">angga</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
